Sabtu, 18 Juli 2015

Dunia Pendidikan DaerahTerisolir,Minta Perhatian Pemerintah.


Mesuji,Kompass Indonesia
\
Besarnya keinginan masyarakat dalam menjalankan pendidikan diberbagai daerah sangat jelas dirasakan, baik dari mutu pendidikan, tempat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ,kenyamanan dan kedisiplinan selalu menjadi pilihan, demi menciptakan karakter anak bangsa yang mampu berdaya saing. Akan tetapi,hal itu tidak terjadi di wilayah terisolir Kuala Sidang, Kecamatan Rawa Jitu Utara (RJU)
Share:

Sabtu, 11 Juli 2015

Pengumuman Online Penerimaan Siswa SMP.N Palembang

Pengumuman Online Penerimaan Siswa Smp.N Palembang Rayon Tidak Ada Jaminan Masuk Negeri



Palembang.kompass Indonesia
Puluhan orangtua calon siswa baru mendatangi SMP.N di palembang, untuk melihat pelaksanaan penerimaan siswa baru melalui internet yang dinilai kacau. Para orang tua ini meminta kejelasan hasil pengumuman penerimaan yang sulit diakses melalui internet. Salah seorang orangtua siswa, Yono, mengaku sudah memantau hasil pengumuman siswa baru tersebut sejak pukul 00.00 WIB, anehnya SD.Negeri yang Rayon Bersangkutan banyak yang tidak diterima justru bukan rayonnya di terima artinya SD. Negeri yang bersangutan tidak berhasil dalam mendidik siswa. Ini tentu kami kecewa. Apalagi bukan baca selengkapnya..
Share:

Melalui Pembenihan dan Program 5000 Kolam

BBI Mesuji Membangun sektor Perikanan di Lampung


Mesuji,Kompass Indonesia

Dalam rangka membangun dan meningkatkan sektor perikanan di Provinsi Lampung,
Kabupaten Mesuji melalui Dinas Perikanan Peternakan dan Kelautan (DP2K) ikut ambil peranan, demi meningkatkan hasil budidaya ikan yang selama ini dinilai sudah hampir punah jumlah populasi dan jenis habitatnya.
Hal itu dikatakan Drs.Ismail Tadjudin, Kepala DP2K Kabupaten Mesuji kepada Kompass Indonesia diruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, Kabupaten Mesuji adalah Kabupaten yang memiliki berbagai Potensi mulai dari daratan, pemukiman, perkebunan, persawahan, dan wilayah perairan yang dapat menjadi potensi pengembangbiakan ikan.
itu terlihat dari lokasi air yang berada diseputaran Kabupaten Mesuji, seperti di Mesuji Timur, Rawa Jitu Utara (RJU) dan daerah perairan lainya.baca selengkapnya...
Share:

Pemkab Mesuji Dan PWI, Adakan Pasar Murah di 5 Kecamatan.


Mesuji, Kompass Indonesia
 Dalam rangka meringankan beban masyarakat dibulan suci ramadhan 1436H, dan menyambut Hari raya idul Fitri 2015 mendatang, Pemkab Mesuji melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mesuji, bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Mesuji, akan melaksanakan kegiatan pasar murah dibeberapa tempat yang berada di kabupaten setempat. Hal itu dikatakan Agus Haryanto,S.Sos diruang kerjanya, Senin 06/06.
Dia menjelaskan, “jadwal dan tempat pelaksanaan pasar murah 2015 yang diadakan oleh Pemkab setempat akan berlangsung selama 3 hari, terhitung dari tanggal 07- 09, yang dimulai pada hari selasa 07/06 besok,” kata Dia.baca selengkapnya..
Share:

Airness Air Minum Gelas Dalam Kemasan Ada Kotoran

Airness Air Minum Gelas Dalam Kemasan Ada Kotoran Warga Resah


Banyuasin,Kompass Indonesia
Masyarakat Banyuasin dibuat resah dengan peredaran air kemasan bercampur dengan kotoran. Air minum kemasan Merk Airness dalam gelas plastik tersebut ditemu-kan oleh beberapa orang warga Tanah Mas, Rz.”Beli air mineral kemasan gelas merek Airness. Setelah diamati ternyata di dalam gelas ada kotoran,” kata Rz kepada Kompass Indonesia (8/7).Dia menjelaskan, air minum kemasan itu dibeli pada salah satu Pertokoan dikawasan tanah mas. Sebagian sudah diminum, namun masih tersisa beberapa gelas. Dari satu Dus itu, 

terdapat benda mencurigakan melayang-layang di dalamnya.”Sebagai orang awam, saya melihat ada ke-janggalan karena di dalam air bercampur dengan benda mencurigakan menyerupai lumut dan kotoran” ujarnya.Pria bertubuh tambun ini mengaku tidak tahu kemungkinan buruk akibat mengkonsumi air minum bercampur kotoran itu. ”Selama ini kami belum pernah menjumpai air dalam kemasan bercampur kotoran. Kalau sudah terlanjur dikonsumsi apa tidakbaca selengkapnya..
Share:

Bupati Mesuji Minta Kemenhut Tegas Terkait Tanah Negara (Register 45).

Mesuji,Kompass Indonesia Menyikapi berbagai 'konflik' permasalahan warga yang menumpang hidup ditanah larangan register 45,Bupati Mesuji Khamami,SH angkat bicara, meminta kepada Kementrian Kehutanan Republik Indonesia, untuk memberikan sanksi tegas, dan jangan sampai ada pembiaran terhadap tanah milik Negara. Dia mengatakan, "sebenarnya Register 45 sesuai dengan Keputusan Mentri Kehutanan Nomor 93 Tahun 1997 Tentang Pemetapan Register 45 sebagai Hutan Produksi, adalah PT. Silva Inhutani Lampung, sebagai pemegang HPHTI (HAK PENGELOLA HUTAN TANAMAN INDUSTRI) seluas 43100 ha". Yang mana dalam SK tersebut menerangkan bahwa, "Register 45 yang mempunyai kewenangan dan melakukan evaluasi pengawasan adalah pemegang HPHTI, dan pihak terkait sudah melaksanakan kewajiban itu," katanya. saat di komfirmasi melalui Via seluler.
Seperti kita ketahui,Kabupaten Mesuji adalah Kabupaten yang sah, di bentuk dengan UU NO 49 TAHUN 2008 Tentang Pembentukan Kabupaten Mesuji. Dan di dalamnya ada lahan Register 45 seluas 43.100 Ha, yang dikuasakan kepada PT. Silva Inhutani Lampung, sebagai pemegang HPHTI (HAK PENGELOLA HUTAN TANAMAN INDUSTRI).baca selengkapnya..
Share:

Anca dan Khamami Tangani areal Persawahan Kering.


Mesuji,Kompass Indonesia

Bupati Mesuji, Khamami melakukan penanganan lahan persawahan yang
mengalami kekeringan di Desa Telogo Rejo, Kecamatan Rawajitu Utara, Senin
(06/07/2015).

Dirinya mengaku kecewa, melihat banyak kondisi lahan pertanian yang kering. namun tidak ada laporan dari penyuluh pertanian maupun kepala desa setempat. justru informasi tersebut didapat dari masyarakat.

Di area persawahan itu, Khamami,SH. Bupati Mesuji bersama Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan
Hortikultura, Anca Martha Utama, ikut turun langsung mengatasi
permasalahan tersebut, dengan memompa air dari saluran tersier menuju kelahan persawahan. 

Share:

KONTAK CS

Phone. 085310056466
WA. 085310056466

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *